KABAREKONOMI.CO.ID, BATAM – Tahun 2026 datang bukan sebagai tahun yang biasa. Dalam metafisika Tiongkok, periode ini dikenal sebagai Tahun Kuda Api, sebuah fase dengan dominasi energi api yang sangat kuat, berlapis, dan ekstrem. Bukan sekadar pergantian kalender, tahun ini dipercaya membawa gelombang perubahan besar, baik secara emosional, sosial, maupun arah kehidupan banyak orang.
Menurut Angelina Fang, pakar feng shui dari Feng Shui Consulting Indonesia sebagaimana dilansir CNN menjelaskan bahwa, Tahun Kuda Api 2026 ditandai oleh pertemuan Api Besar di Batang Langit dan Api Besar di Cabang Bumi. Kombinasi ini menciptakan kekuatan api yang berlipat, ibarat matahari yang bersinar terik tanpa jeda.
“Ini bukan api biasa. Ini api berlapis yang memengaruhi emosi, cara berpikir, hingga pola pengambilan keputusan manusia,” ujarnya.
Dalam feng shui dan metafisika Tiongkok, shio bukan hanya lambang binatang. Sejak zaman ketika manusia belum mengenal huruf dan angka, shio digunakan sebagai penanda waktu. Karakter setiap tahun pun tidak diambil dari sifat hewan semata, melainkan dari elemen energi yang menyertainya.
Pada Tahun Kuda Api, terdapat dua jenis api yang bekerja bersamaan: Api Besar (Api Yang) dan Api Kecil (Api Yin).
Api Besar diibaratkan seperti matahari yang konstan, hangat, stabil, dan memberi daya hidup. Sementara Api Kecil menyerupai cahaya lilin, sensitif, mudah berubah, dan sangat dipengaruhi suasana hati.
Pertemuan dua karakter api ini membuat 2026 menjadi tahun penuh gairah, euforia, dan keberanian. Namun di sisi lain, juga rawan memicu emosi berlebih, ketidaksabaran, over percaya diri, hingga kecenderungan spekulatif.
