Wagub Kepri Nyanyang Harris Pratamura Buka IJD Batam 2026, Jazz Jadi Ruang Kolaborasi Lintas Negara

International Jazz Day dideklarasikan UNESCO pada 2011 dan mulai dirayakan serentak sejak 2012. Kini hampir 200 negara menjadikannya bagian dari kalender budaya global sebagai sarana dialog lintas bangsa.

Batam menjadi bagian dari gerakan tersebut. Tahun 2026 menandai edisi ke-11 yang digagas oleh Batam Jazz Society dengan tema global “Beyond Borders”.

Bacaan Lainnya

Musisi yang tampil antara lain; Alphamama (Belanda); Nita Aartsen (Bali); Pong Nakornchai (Thailand); hingga Luke Jozsua (Batam).

Sejak awal 2000-an, Batam memiliki jejak panjang dalam perkembangan jazz dan pernah disejajarkan dengan panggung jazz besar di Jakarta. Tradisi komunitas seperti jam session bulanan “jazzelasa” menjaga denyut ekosistem musik tetap hidup.

Bagi kota yang berbatasan langsung dengan Singapura dan Malaysia, jazz menjadi ruang jeda di tengah hiruk-pikuk industri.

International Jazz Day Batam pun kembali menegaskan identitas kota: bukan hanya pusat perdagangan dan logistik, tetapi juga kota kreatif yang hidup dengan seni dan kolaborasi lintas budaya. (Iman)

Pos terkait