“Di usia nenek yang sudah senja, sembako dengan harga terjangkau seperti ini bagi nenek sangat berarti. Nenek bersyukur dan berterima kasih atas adanya Pasar Murah AGP yang membantu kami memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujar Nenek Timah.
Selain pelaksanaan Pasar Murah AGP, Artha Graha Peduli juga memberikan pendampingan kesehatan kepada masyarakat. Salah satunya melalui proses evakuasi dan pendampingan pasien dari Pulau Nguan ke Rumah Sakit BP Batam untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.
Pak Kamal, pasien asal Pulau Nguan yang dievakuasi dan didampingi selama proses berobat, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
“Saya mengucapkan terima kasih atas pendampingan yang diberikan. Saya sangat terbantu bisa dibawa berobat ke Rumah Sakit BP Batam dan didampingi selama proses pengobatan. Bantuan ini sangat berarti bagi saya dan keluarga,” ujar Pak Kamal.
Ketua Umum Artha Graha Peduli, Ronny Leonard, menegaskan bahwa keberlanjutan Pasar Murah AGP 2025 mencerminkan peran aktif AGP dalam mendukung pengendalian inflasi pangan dan stabilitas harga nasional, sejalan dengan kebijakan pemerintah.
“Pasar Murah AGP merupakan bagian dari solusi nyata dalam merespons tekanan inflasi pangan. Melalui jaringan unit usaha Artha Graha, kami berupaya memastikan masyarakat tetap memiliki akses terhadap kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, khususnya di periode akhir tahun,” ujar Ronny Leonard.
Ia menambahkan, program ini juga menjadi bentuk dukungan konkret terhadap arahan Presiden dalam menjaga ketahanan dan stabilitas pangan nasional melalui sinergi antara sektor swasta dan masyarakat.
Melalui kolaborasi seluruh unit usaha dan relawan, Artha Graha Peduli berharap Pasar Murah AGP 2025 dapat terus menjadi penyangga stabilitas harga dan akses pangan, sekaligus berkontribusi dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di berbagai daerah.(**)










