Waspada! PLN Batam : Listrik Ilegal Ganggu Keandalan Pasokan dan Layanan Publik

KABAREKONOMI.CO.ID, Batam – PT PLN Batam kembali mengingatkan masyarakat untuk menghentikan segala bentuk penggunaan listrik ilegal yang dinilai berisiko tinggi terhadap keselamatan jiwa, lingkungan, serta berdampak pada kerugian ekonomi negara.

Imbauan ini mencakup praktik sambungan listrik tanpa izin, instalasi yang tidak sesuai standar, hingga manipulasi kWh meter.

Bacaan Lainnya

Perusahaan menegaskan bahwa tindakan tersebut bukan sekadar pelanggaran aturan, melainkan ancaman serius yang dapat menimbulkan dampak luas bagi masyarakat.

Menurut PLN Batam, penggunaan listrik ilegal tidak hanya merugikan pelaku, tetapi juga dapat membahayakan lingkungan sekitar.

Instalasi yang tidak memenuhi standar keamanan sangat rentan mengalami korsleting listrik yang berpotensi memicu kebakaran bangunan, kerugian material besar, bahkan korban jiwa. Risiko kecelakaan listrik juga meningkat, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia.

Selain aspek keselamatan, praktik listrik ilegal turut mengganggu keandalan sistem kelistrikan secara keseluruhan.

Gangguan pasokan dapat terjadi dan berdampak pada pelanggan lain serta layanan publik yang sangat bergantung pada listrik, mulai dari fasilitas kesehatan hingga sektor usaha.

Dari sisi ekonomi, PLN Batam menegaskan bahwa penggunaan listrik ilegal menyebabkan kerugian negara karena konsumsi energi tidak tercatat secara resmi. Kondisi ini berpotensi menghambat pengembangan infrastruktur kelistrikan yang dibutuhkan masyarakat dan dunia usaha.

Melalui imbauan ini, PLN Batam mengajak masyarakat Batam untuk menggunakan listrik secara legal dan sesuai ketentuan. Kepatuhan terhadap aturan dinilai sebagai langkah penting menjaga keselamatan bersama sekaligus memastikan pasokan listrik tetap stabil dan andal.

Perusahaan juga mendorong peran aktif masyarakat untuk melaporkan indikasi praktik listrik ilegal di lingkungan sekitar. Langkah tersebut diharapkan dapat menciptakan sistem kelistrikan yang lebih aman, tertib, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.(***)

Pos terkait