Sementara itu, Sekjen National Sport Communication KONI Pusat Lukman Djajadikusuma mengatakan taekwondo merupakan salah satu cabang olahraga Olimpiade yang memiliki kontribusi penting terhadap prestasi olahraga Indonesia.
“Taekwondo merupakan salah satu cabang olahraga Olimpiade, sehingga kontribusi prestasinya sangat dibutuhkan dalam mendukung pembangunan olahraga nasional serta menuju Indonesia Emas 2045,” katanya.
Ia menilai nilai disiplin, ketangguhan dan sportivitas yang melekat dalam taekwondo sangat penting untuk membentuk karakter generasi muda.
Lukman berharap Batam International Taekwondo Championship 2026 dapat menjadi momentum lahirnya atlet-atlet potensial yang mampu berprestasi di level nasional hingga internasional.
Ia juga mengingatkan seluruh atlet untuk menjunjung tinggi prinsip olahraga bersih dan menjauhi penggunaan doping.
“Prestasi harus diraih dengan kerja keras dan kemampuan sendiri. Mari kita lawan penggunaan doping dan tetap mampu meraih prestasi tanpa doping,” tegasnya.
Disisi lain, Ketua Umum Taekwondo Indonesia sekaligus Vice President of Executive Board of Taekwondo Indonesia, Mayjen Amrin Ibrahim, menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Kepri, Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia, KONI, Polda Kepri, DPRD dan seluruh pihak yang mendukung kejuaraan tersebut.
Menurut Amrin, kompetisi internasional di Batam bukan semata-mata perebutan gelar juara, tetapi menjadi bagian dari proses pembinaan atlet secara berkelanjutan.











