Jargas Batam Dikebut, 3.191 Sambungan Kompor dan 2.333 Rumah Telah Terpasang

Wendi Purwanto, Area Head PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Batam
Wendi Purwanto, Area Head PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Batam

KABAREKONOMI.CO.ID, BATAM – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) terus memperluas jaringan gas bumi (jargas) untuk rumah tangga di Kota Batam, Kepulauan Riau.

Wendi Purwanto, Area Head PT Perusahaan Gas Negara (PGN) Area Batam saat dikonfirmasi KE Groups pada Selasa (8/9/2026) pagi membenarkan hal tersebut. Menurutnya, program ini menjadi salah satu langkah strategis untuk memperluas akses masyarakat terhadap energi gas bumi melalui jaringan perpipaan langsung ke rumah.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data progres yang diterima, pembangunan jargas di Batam telah mencatat 3.191 sambungan kompor (SK) dan 2.333 sambungan rumah (SR).

“Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.868 sambungan telah berstatus gas-in, atau gas bumi sudah mengalir dan dapat digunakan pelanggan,” tegasnya.

Istilah SK, tambahnya, menunjukkan sambungan hingga titik kompor, sementara SR  merupakan sambungan jaringan gas menuju rumah pelanggan. Adapun gas-in menandakan jaringan tersebut sudah dialiri gas bumi.

Capaian tersebut menjadi bagian dari program pengembangan jargas PGN di Batam yang pada 2026 menargetkan 10.000 sambungan rumah baru. “Pembangunan ini dilakukan bertahap dengan memanfaatkan jaringan utama yang telah tersedia,” tambahnya.

Data progres menunjukkan pengembangan jargas telah menyasar sejumlah kawasan di Batam Kota, Batu Aji dan Sagulung.

Di Batam Kota, antara lain terdapat kawasan Perumahan Mediterania, Centra Melati dan Sakina, Kopkar PLN, Bukit Palem dan Vila Sugi Raya serta Legenda Bali.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *