BPS : Harga Cabai, Beras hingga Bensin Dorong Inflasi Kepri Tembus 3,51 Persen

KABAREKONOMI.CO.ID, BATAM – Laju inflasi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menunjukkan tekanan pada Oktober 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan atau year on year (y-on-y) mencapai 3,51 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 113,43.

Kenaikan harga sejumlah kebutuhan masyarakat, terutama kelompok makanan, minuman dan tembakau serta transportasi, menjadi faktor penting yang mendorong inflasi di wilayah tersebut.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data BPS Provinsi Kepri yang dirilis 2 November 2026, inflasi tahunan Kepri meningkat dibandingkan posisi Oktober 2025, ketika IHK masih berada di angka 109,58.

Secara bulanan, Kepri juga mengalami inflasi sebesar 0,38 persen pada Oktober 2026. Angka tersebut mencerminkan kenaikan IHK dari 113,00 pada September menjadi 113,43 pada Oktober 2026.

Sementara itu, inflasi tahun kalender atau year to date (y-to-d) tercatat sebesar 2,12 persen.

Jika dilihat berdasarkan wilayah, inflasi y-on-y tertinggi terjadi di Kota Tanjungpinang sebesar 3,67 persen dengan IHK 110,95. Posisi berikutnya ditempati Kota Batam dengan inflasi 3,61 persen dan IHK 114,12.

Adapun inflasi terendah tercatat di Kabupaten Karimun sebesar 2,37 persen dengan IHK 110,79.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *