Sekolah Rakyat pun tidak berhenti sebagai bangunan dan fasilitas pendidikan. Ia menjadi bagian dari upaya menanam investasi manusia dari wilayah perbatasan—investasi yang hasilnya mungkin baru terlihat bertahun-tahun kemudian.
Dari Natuna, harapan itu tumbuh dari ruang kelas. (Iman Suryanto)
