Keseimbangan Kebutuhan Masyarakat dan Dunia Usaha
Di tengah pertumbuhan investasi, BP Batam menghadapi tantangan untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan air rumah tangga dan kebutuhan kegiatan ekonomi.
Amsakar menjelaskan, komitmen penyediaan air dalam kesepakatan investasi perlu memperhitungkan kapasitas pasokan dan kebutuhan masyarakat. Karena itu, pembahasan mengenai kebutuhan air bagi pelaku usaha harus dilakukan secara terukur sejak tahap perencanaan.
Untuk rincian kapasitas distribusi dan kesiapan teknis, Amsakar mengarahkan agar penjelasan lebih lanjut disampaikan oleh Deputi terkait, Denny, yang menangani aspek teknis penyediaan air.
Menurutnya, penguatan layanan air bersih tidak hanya berkaitan dengan penanganan gangguan yang terjadi saat ini, tetapi juga dengan kesiapan infrastruktur menghadapi pertumbuhan Batam pada masa mendatang.
Melalui revitalisasi pipa, penanganan wilayah rawan gangguan, serta kajian sumber air baku alternatif, BP Batam berupaya membangun sistem penyediaan air bersih yang lebih andal.
Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas pelayanan publik sekaligus mendukung keberlanjutan pertumbuhan ekonomi Batam.(Iman Suryanto)
