ALMI Soroti Galangan ASL, Desak Audit dan Penghentian Operasi

Ketua FMPBM, Osman Hasyim
Ketua FMPBM, Osman Hasyim

KABAR EKONOMI. co.id, BATAM – Aliansi Maritim Indonesia (ALMI) Batam mendesak pemerintah dan instansi terkait untuk segera melakukan audit menyeluruh terhadap operasional galangan kapal ASL.

Desakan ini disertai permintaan penghentian sementara seluruh aktivitas galangan hingga persoalan yang ada benar-benar dituntaskan.

Bacaan Lainnya

Ketua ALMI Batam, Osman Hasyim saat dikonfirmasi KE Group pada Senin (26/1/2026) pagi, menegaskan bahwa langkah tegas perlu segera diambil guna mencegah persoalan berlarut-larut dan berdampak lebih luas, terutama terhadap sektor maritim dan ketenagakerjaan di Batam.

“ALMI meminta agar dilakukan audit total dan transparan terhadap galangan ASL. Selama proses tersebut, operasional sebaiknya dihentikan sementara demi memastikan tidak ada pelanggaran yang merugikan negara, lingkungan, maupun pekerja,” ujar Osman.

Menurutnya, pemerintah tidak boleh abai dan harus hadir secara nyata dalam mencari solusi penyelesaian masalah. Kehadiran negara dinilai penting untuk menjamin kepastian hukum serta menjaga iklim industri maritim tetap sehat dan berkeadilan.

Osman juga menyoroti nasib para tenaga kerja yang terdampak apabila penghentian kegiatan galangan dilakukan. Ia meminta pemerintah menyiapkan skema perlindungan dan solusi konkret agar para pekerja tidak menjadi korban.

“Jangan sampai buruh dan tenaga kerja dirugikan. Pemerintah wajib memikirkan langkah antisipatif, mulai dari jaminan hak pekerja hingga solusi selama masa penghentian aktivitas galangan,” tegasnya.

ALMI juga berharap audit yang dilakukan nantinya benar-benar independen dan terbuka, sehingga hasilnya dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan yang adil serta mengembalikan kepercayaan publik terhadap pengelolaan industri galangan kapal di Batam.(Iman)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *