Bank Indonesia Perkuat Ekonomi Kepri Lewat Hibah Mobil Pasar Murah dan Dukungan Budidaya Pertanian

Ia menilai berbagai inovasi yang dilakukan Bank Indonesia selama ini telah memberikan kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas harga, termasuk melalui berbagai program peningkatan produksi pangan, operasi pasar, hingga edukasi kepada masyarakat.

Salah satu inovasi tersebut adalah hadirnya armada pasar murah keliling Tanjak Indah yang diyakini mampu memperluas jangkauan distribusi bahan pangan bersubsidi maupun komoditas strategis ke berbagai wilayah, terutama saat terjadi lonjakan harga.

Bacaan Lainnya

Ansar menyampaikan apresiasi kepada Bank Indonesia atas dukungan tersebut dan meminta agar armada yang telah dihibahkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh perangkat daerah terkait.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia atas bantuan mobil Tanjak Indah ini. Saya minta perangkat daerah terkait memanfaatkan armada ini secara optimal untuk mendukung operasi pasar dan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat,” tegasnya.

Menurut Ansar, keberadaan mobil pasar murah keliling akan memperkuat efektivitas pelaksanaan operasi pasar di berbagai daerah, sehingga masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau ketika terjadi gejolak harga.

Selain itu, distribusi pangan yang lebih cepat dan merata juga dinilai mampu mengurangi disparitas harga antarwilayah, yang selama ini menjadi salah satu tantangan di provinsi kepulauan seperti Kepri.

Gubernur juga mengingatkan agar seluruh bantuan pemerintah yang telah disalurkan kepada kelompok masyarakat, baik di sektor pertanian, peternakan maupun perikanan, terus dievaluasi sehingga benar-benar memberikan manfaat nyata.

Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah melakukan pendampingan terhadap kelompok penerima bantuan agar sarana produksi yang diberikan mampu meningkatkan hasil panen, produktivitas, serta kesejahteraan petani dan nelayan.

Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Bank Indonesia, diharapkan pengendalian inflasi tidak hanya dilakukan melalui intervensi pasar dalam jangka pendek, tetapi juga diperkuat melalui peningkatan kapasitas produksi pangan daerah dalam jangka panjang.

Kolaborasi tersebut menjadi strategi penting dalam menjaga kestabilan harga, memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha sektor pertanian dan perikanan, serta menciptakan pertumbuhan ekonomi Kepri yang lebih inklusif dan berkelanjutan di tengah dinamika ekonomi nasional maupun global.(Iman Suryanto)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *