Batam Disiapkan Jadi Hub Digital, XL Smart Gandeng Telkom hingga Mitra Global

KABAREKONOMI.CO.ID, BATAM – Penguatan investasi di sektor digital kian menjadi fokus utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya di Batam yang dinilai memiliki posisi strategis di kawasan Asia Tenggara.

Grup Head International Carrier Wholesale and Submarine XLSmart for Business, Alwin Syahriadi saat menjawab pertanyaan KE Group pada Jumat (11/9/2026) pagi, menegaskan bahwa, Batam memiliki keunggulan geografis yang sangat kompetitif karena berdekatan dengan Singapura yang merupakan salah satu pusat data dan konektivitas digital terbesar di dunia.

Bacaan Lainnya

“Batam ini beruntung karena lokasinya dekat dengan Singapura, seperti halnya Johor. Infrastruktur digital seperti data center berkembang sangat pesat di kawasan ini,” ujar Alwin.

Menurutnya, geliat investasi data center tidak hanya berdampak pada sektor teknologi, tetapi juga mendorong perputaran ekonomi secara luas.

Aktivitas tersebut melibatkan berbagai komponen industri, mulai dari konstruksi, energi, hingga layanan digital yang langsung menyentuh pengguna akhir.

“Investasi data center di Batam akan mendorong ekonomi daerah. Dampaknya berantai, dari hulu sampai ke pengguna layanan digital di tingkat bawah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Alwin menekankan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama di tengah kondisi ekonomi global yang penuh tantangan. XLSmart membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, baik domestik maupun internasional.

Adapun calon pengguna dan mitra yang akan terlibat dalam pengembangan ekosistem ini mencakup pelanggan internal XL Smart, perusahaan telekomunikasi lain seperti Telkom dan Indosat, penyedia layanan internet (ISP), hingga mitra global.

“Dalam kondisi ekonomi yang ketat, kerja sama adalah solusi terbaik. Semua pihak bisa saling mendapatkan manfaat dan bahkan menjadi pelanggan satu sama lain,” ungkapnya.

Meski demikian, terkait proyeksi pertumbuhan trafik data dalam lima tahun ke depan, pihaknya masih belum dapat memberikan angka pasti. Hal ini karena perhitungan tersebut masih bersifat estimasi dan memerlukan pembahasan lebih lanjut secara internal.

Kendati belum ada angka resmi, tren peningkatan kebutuhan data dipastikan akan terus tumbuh seiring ekspansi infrastruktur digital dan meningkatnya aktivitas ekonomi berbasis teknologi.

Dengan dukungan pemerintah serta partisipasi masyarakat, Batam diyakini berpotensi menjelma menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi digital baru di Indonesia, bahkan di tingkat regional Asia Tenggara.(Iman Suryanto)

Pos terkait