BI Riau Ungkap Hilirisasi Sawit Berpotensi Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi

Digitalisasi Sistem Pembayaran Jadi Agenda Penting

Selain investasi dan hilirisasi, percepatan digitalisasi menjadi agenda penting yang dibahas dalam REF 2026.

Forum tersebut menjadi ruang komunikasi kebijakan untuk membahas kondisi perekonomian, prospek ekonomi, serta strategi menghadapi berbagai tantangan ekonomi ke depan.

Bacaan Lainnya

REF 2026 diikuti lebih dari 100 peserta yang berasal dari pemerintah daerah, instansi vertikal, regulator, akademisi, perbankan, pelaku usaha, asosiasi, media, serta pemangku kepentingan lainnya dalam kerangka pentahelix.

Diskusi dalam forum tersebut dibagi menjadi dua sesi.

Sesi pertama mengangkat tema digitalisasi sistem pembayaran. Pembahasan mencakup perkembangan industri keuangan digital, kebutuhan regulasi, mitigasi risiko, penjaminan simpanan lembaga keuangan digital, hingga arah kebijakan sistem pembayaran.

Sejumlah narasumber dalam sesi tersebut antara lain Direktur Pengawasan Usaha Pembiayaan Berbasis Teknologi OJK Indra, Kepala Perwakilan LPS I Medan Jimmy Ardianto, Presiden Direktur PT Bank Aladin Syariah Tbk. Koko Tjatur Rachmadi, serta Ekonom Ahli Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Ginanjar.

Sementara itu, sesi kedua membahas kondisi dan prospek perekonomian global, nasional, hingga regional Riau.

Diskusi juga menyoroti aktivitas ekonomi sektoral serta strategi dunia usaha dalam menghadapi berbagai tantangan perekonomian.

Sesi tersebut menghadirkan Ekonom Ahli Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter Bank Indonesia Ferry Kurniawan, Chief Economist Bank Permata Josua Pardede, serta Analis Kebijakan APINDO Ajib Hamdani.

Puncak Rangkaian Road to REF

REF 2026 menjadi puncak rangkaian kegiatan yang sebelumnya telah digelar Bank Indonesia Riau melalui berbagai agenda dalam rangkaian Road to REF.

Kegiatan tersebut meliputi diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi, focus group discussion (FGD) perekonomian, temu responden, pasar murah dalam rangka HUT Provinsi Riau, Festival Diversifikasi Pangan, hingga Riau Investment Forum.

Melalui berbagai rangkaian tersebut, Bank Indonesia berharap sinergi kebijakan antara pemerintah, regulator, dunia usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dapat semakin memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi Riau.

Sinergi tersebut sekaligus diarahkan untuk mempercepat transformasi digital di sektor ekonomi dan sistem pembayaran serta mendorong peningkatan nilai tambah komoditas unggulan daerah melalui investasi dan hilirisasi.

SUMBER: BISNIS INDONESIA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *