KABAREKONOMI.CO.ID, BATAM — Sejumlah hotel di Kota Batam, Kepulauan Riau, dipadati warga pada Senin (12/10/2026) malam menyusul pemadaman listrik massal atau blackout yang terjadi sejak pagi di wilayah Batam, Bintan, dan Tanjungpinang.
Warga memilih menginap di hotel agar dapat beristirahat dengan nyaman, mengisi daya ponsel dan laptop, serta memenuhi kebutuhan rumah tangga yang terganggu akibat listrik padam.
Berdasarkan pantauan Bisnis, hotel di sejumlah kawasan Batam, mulai dari Nagoya, Batu Ampar, Batu Aji, Tiban, hingga Batam Center, dipadati tamu. Di kawasan Nagoya dan Batu Ampar, hotel mulai dari kelas melati hingga berbintang lima terisi penuh. Bahkan, beberapa hotel memasang tulisan “Kamar Penuh” di pintu masuk.
Fauzan (28) mengaku kesulitan mencari kamar hotel setelah berkeliling dari kawasan Bandara Hang Nadim hingga Harbour Bay dan Nagoya. Dia membutuhkan tempat untuk beristirahat sekaligus mengisi daya perangkat elektronik yang akan digunakan untuk bekerja keesokan harinya.
“Kasihan juga anak kami masih kecil, tidak ada kipas, AC, nasi pun tidak bisa masak karena listrik padam. Kalau di hotel kan kami bisa tidur nyaman, dekat juga dengan warung makan,” ujar Fauzan kepada Bisnis.
Di sisi lain, pemadaman listrik juga mengganggu operasional sejumlah hotel. Meski pasokan listrik telah pulih di beberapa wilayah, tidak semua bangunan kembali mendapat aliran listrik. Sejumlah hotel kelas melati dan hotel bintang dua masih harus menghentikan operasionalnya.
“Merugi kami, tamu sudah datang tapi listrik padam. Cepat-cepatlah menyala karena banyak yang butuh tempat,” ungkap Gunawan (45), salah satu penjaga hotel di kawasan Nagoya.
Sebelumnya, PT PLN Batam melakukan pemulihan pasokan listrik secara bertahap setelah gangguan sistem kelistrikan atau blackout terjadi di Batam pada Senin (12/10/2026).
Hingga pukul 17.58 WIB, PLN Batam melaporkan jaringan distribusi di sejumlah wilayah telah kembali beroperasi. Sekretaris Perusahaan PT PLN Batam, Rudi Antono, mengatakan pemulihan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan pasokan untuk objek vital dan fasilitas pelayanan publik.
Menurut keterangan PLN Batam, wilayah yang jaringan distribusinya telah berhasil dipulihkan meliputi Batu Aji, Sagulung, Tiban, Batam Center, Baloi, Batu Ampar, Nagoya, dan Punggur.
PLN Batam juga memprioritaskan pasokan listrik untuk fasilitas strategis, seperti bandara, rumah sakit, dan pelabuhan, serta fasilitas pelayanan publik lainnya.
Perusahaan meminta maaf kepada pelanggan atas gangguan tersebut dan mengapresiasi kesabaran masyarakat selama proses pemulihan berlangsung.
SUMBER: BISNIS INDONESIA











