BP Batam Bangun Koridor Investasi Indonesia–Vietnam, Bidik Industri Teknologi Tinggi dan Energi

Data BP Batam menunjukkan hubungan perdagangan Batam dan Vietnam terus mengalami peningkatan signifikan. Selama periode Januari hingga April 2026, nilai ekspor Batam ke Vietnam mencapai US$162,51 juta, melonjak 699,3 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Sementara itu, impor Batam dari Vietnam mencapai US$122,43 juta, menempatkan Vietnam sebagai salah satu dari sepuluh negara pemasok utama bagi Batam.

Bacaan Lainnya

Namun, besarnya aktivitas perdagangan tersebut belum diikuti peningkatan investasi yang sepadan. Hingga Triwulan I 2026, baru terdapat dua perusahaan Vietnam yang menanamkan modal di Batam melalui lima proyek investasi dengan nilai sekitar Rp61,5 miliar, yang masih didominasi sektor hasil laut dan jasa konsumsi.

Menurut Fary, kesenjangan tersebut menjadi peluang besar yang harus dimanfaatkan melalui pendekatan investasi yang lebih terstruktur.

Oleh Karena itu, BP Batam bersama KBRI Hanoi akan memfokuskan promosi investasi pada sektor-sektor bernilai tambah tinggi, seperti manufaktur berteknologi tinggi, industri elektronik, data center, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), logistik, energi, industri maritim, hingga ekonomi digital.

Langkah tersebut didukung transformasi layanan investasi BP Batam melalui penyederhanaan perizinan, Dashboard Pengaduan Investasi, Duta Investasi, serta Pelayanan Premium Investor yang memberikan pendampingan sejak tahap penjajakan hingga proyek beroperasi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *