Menindaklanjuti kejadian tersebut, BP Batam langsung bergerak cepat. Ariastuty menginstruksikan bagian pertamanan dan Direktorat Pengamanan untuk meningkatkan patroli di area penanaman pohon jati emas.
Langkah ini dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terulang sekaligus memastikan proses pemulihan dapat berjalan dengan aman.
“Kami saat ini fokus memperbaiki dan merawat kembali pohon-pohon yang dirusak. Namun ke depan, pengamanan akan diperketat. Jika perusakan kembali terjadi, kami akan mengambil tindakan tegas dan melaporkannya kepada aparat penegak hukum,” ujarnya.
BP Batam juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas dan lingkungan kota. Penghijauan, menurut Ariastuty, merupakan tanggung jawab bersama demi masa depan Batam yang lebih hijau dan nyaman.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa menjaga lingkungan tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja. Dibutuhkan kesadaran kolektif seluruh masyarakat agar upaya penghijauan yang telah berjalan tidak sia-sia.
“Harapan kami, kejadian ini tidak terulang lagi. Mari kita jaga bersama pohon-pohon ini, karena manfaatnya kembali kepada kita semua,” tutupnya.(Iman)
Nb: Foto Pohon Rusak dalam desain grafis adalah ilustrasi dan hasil AI









