BTP–BACT Berikan Dukungan Investigasi Kecelakaan Maut di Pelabuhan Batu Ampar

KABAREKONOMI.CO.ID, BATAM – Manajemen PT Batam Terminal Petikemas (BTP) bersama Batam Container Terminal (BACT) menyatakan dukungan terhadap proses penyelidikan kecelakaan mobil yang terjun ke laut di Dermaga Timur, Pelabuhan Batu Ampar, Batam, Kepulauan Riau, Selasa (20/10/2026) dini hari.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan rekaman kamera pengawas atau closed-circuit television (CCTV) dari area sekitar lokasi kejadian untuk membantu pihak berwenang menelusuri kronologi kecelakaan yang menewaskan satu orang tersebut.

Bacaan Lainnya

Direktur Utama BTP, Capt. Basori Alwi, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban sekaligus menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung proses penanganan insiden.

“Kami menyampaikan duka cita yang mendalam atas insiden yang terjadi di kawasan Pelabuhan Batu Ampar. BTP dan BACT turut mendukung proses penanganan serta penyelidikan yang dilakukan oleh pihak berwenang, termasuk melalui penyediaan rekaman CCTV dari area sekitar lokasi kejadian,” ujar Basori.

Menurutnya, dukungan terhadap penyelidikan menjadi bagian dari upaya membantu aparat memperoleh informasi yang dibutuhkan untuk mengungkap peristiwa tersebut.

Sementara itu, Chief of Government Relations BACT, Restrimaya Susiwi, menegaskan bahwa meskipun kecelakaan terjadi di luar area operasional BTP–BACT, perusahaan tetap berkomitmen mendukung koordinasi lintas instansi.

“Meskipun lokasi kejadian berada di Dermaga Timur, di luar area operasional BTP–BACT, kami tetap berkomitmen untuk mendukung koordinasi bersama BP Batam dan instansi terkait dalam rangka kelancaran proses investigasi serta peningkatan aspek keselamatan di kawasan pelabuhan,” kata Restrimaya Susiwi.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, mobil tersebut memasuki kawasan Pelabuhan Batu Ampar sekitar pukul 04.12 WIB.

Petugas pelabuhan yang melihat pergerakan kendaraan dilaporkan sempat berupaya mendekati pengemudi dan memberikan arahan. Namun, kendaraan tetap melaju menuju area dermaga hingga diduga kehilangan kendali dan terjun ke laut.

Penyebab pasti kecelakaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.

Setelah menerima laporan kejadian, tim SAR gabungan yang melibatkan Pos SAR Batam, Ditpolair Polda Kepri, Bakamla, TNI AL, serta instansi terkait melakukan pencarian dan evakuasi korban.

Sekitar pukul 09.00 WIB, seorang korban berinisial SW (54) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri.

Sementara itu, seorang penumpang lainnya berinisial HS (42) dilaporkan selamat dari insiden tersebut. (Iman Suryanto)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *