KABAREKONOMI.CO.ID, TANJUNGPINANG – Perayaan Tahun Baru Imlek selalu identik dengan kebersamaan, harapan baru, dan semangat berbagi. Nilai itu pula yang terus dijaga Yakbun, atau yang akrab disapa A Bun, Owner PT Bintan Mobil, yang kembali menunjukkan kepeduliannya kepada warga kurang mampu di Kota Tanjungpinang.
Seperti tahun-tahun sebelumnya, A Bun kembali menebar rezeki di Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili atau Tahun Kuda Api 2026. Kali ini, sebanyak 117 paket Imlek dibagikan kepada warga Tionghoa kurang mampu di kawasan Jalan Rawasari, Kelurahan Kampung Bulang, Kecamatan Tanjungpinang Timur, Rabu (11/02/2026).
Di tengah suasana sederhana, wajah-wajah penuh harap tampak menyambut kehadiran A Bun. Bagi sebagian warga, kegiatan ini bukan sekadar pembagian bantuan, melainkan simbol kepedulian yang selalu mereka nantikan setiap datangnya Tahun Baru Imlek.
“Setiap tahun kami berusaha berbagi. Tahun ini ada sekitar seratus lebih paket Imlek yang kami bagikan kepada warga yang sangat membutuhkan,” ujar A Bun dengan senyum hangat kepada awak media.
Bagi A Bun, berbagi bukan hanya tradisi musiman, tetapi bagian dari tanggung jawab moral bagi mereka yang memiliki rezeki lebih. Ia meyakini bahwa kebahagiaan sejati juga lahir dari kemampuan membantu sesama, terutama di momen penuh makna seperti Imlek.
“Berbagi kepada orang yang membutuhkan itu penting. Ini juga menjadi kewajiban bagi kita yang diberi rezeki lebih. Semoga apa yang kita berikan ini bermanfaat bagi mereka yang merayakan Imlek,” katanya.
Setiap paket yang dibagikan berisi kebutuhan pokok dan simbol khas Imlek, seperti beras 5 kilogram, minuman kaleng, serta jeruk yang melambangkan keberuntungan dan kemakmuran. Meski sederhana, paket tersebut memiliki arti besar bagi penerimanya.
Bagi warga Kampung Bulang, kehadiran A Bun setiap tahun telah menjadi bagian dari tradisi Imlek itu sendiri. Bantuan tersebut bukan hanya meringankan beban ekonomi, tetapi juga menghadirkan rasa diperhatikan dan dihargai.
A Bun pun berharap, bantuan ini dapat membantu warga merayakan Imlek dengan lebih tenang dan penuh kebahagiaan bersama keluarga tercinta.
“Semoga warga bisa merayakan Imlek dengan lancar dan bahagia. Kita juga berharap, di Tahun Kuda Api ini, rezeki kita semua dilancarkan,” tutupnya.
Di tengah dinamika kehidupan yang terus bergerak, langkah kecil penuh kepedulian seperti yang dilakukan A Bun menjadi pengingat bahwa semangat Imlek sejatinya bukan hanya tentang perayaan, tetapi juga tentang berbagi, harapan, dan kemanusiaan.(***)










