Kehadiran dua pembedah dengan latar belakang birokrasi dan jurnalistik tersebut diharapkan mampu memberikan perspektif yang beragam dalam mengulas isi buku.
Diskusi diharapkan tidak hanya melihat karya tersebut dari sisi jurnalistik, tetapi juga dari perspektif sosial dan pemerintahan sehingga pembahasan dapat berlangsung lebih komprehensif.
Sasar Akademisi hingga Pegiat Literasi
Kegiatan bedah buku tersebut ditargetkan menarik perhatian berbagai elemen masyarakat di Kepri.
Selain kalangan jurnalis, KJK membuka ruang bagi akademisi, tokoh pers, tokoh masyarakat, tokoh pemuda hingga para pegiat literasi untuk turut memberikan perspektif dalam diskusi.
Melalui kegiatan tersebut, KJK berharap tradisi membaca dan menulis dapat semakin berkembang di lingkungan pers Kepri.
Lebih jauh, forum ini diharapkan menjadi ruang lahirnya penulis-penulis baru yang nantinya mampu membukukan rekam jejak maupun pengalaman jurnalistik mereka.
Dengan demikian, karya jurnalistik tidak hanya berhenti sebagai berita yang terbit di media, tetapi juga dapat menjadi dokumentasi pemikiran dan perjalanan pers di Kepulauan Riau.











