KABAREKONOMI.CO.ID, BATAM — Upaya percepatan transisi energi bersih di Batam terus menunjukkan perkembangan positif. Melalui penyediaan 20 titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dengan total 23 unit, PLN Batam memperkuat fondasi ekosistem kendaraan listrik sekaligus membuka peluang ekonomi baru berbasis energi ramah lingkungan di Batam.
Manajer Humas PLN Batam, Yoga Perdana Sulastama saat dikonfirmasi kabarekonomi.co.id pada Selasa (28/4/2026) menjelaskan bahwa pembangunan infrastruktur pengisian kendaraan listrik merupakan bagian dari strategi mendukung pengembangan konsep kota cerdas sekaligus transformasi mobilitas perkotaan yang berkelanjutan.
Menurutnya, penggunaan kendaraan listrik dinilai sebagai solusi transportasi masa depan yang mampu menekan emisi karbon, meningkatkan kualitas udara, serta menurunkan ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Selain berdampak pada lingkungan, kehadiran SPKLU juga diyakini memicu aktivitas ekonomi baru, mulai dari sektor properti, pariwisata, hingga perdagangan ritel.
PLN Batam menempatkan SPKLU di berbagai pusat aktivitas masyarakat dan kawasan komersial untuk memastikan kemudahan akses pengguna kendaraan listrik.










