Secara kuartalan (quarter-on-quarter/QoQ), pendapatan Indosat pada Kuartal II juga tetap menunjukkan tren positif dengan kenaikan 1,4 persen dibandingkan Kuartal I. Pertumbuhan tersebut didukung meningkatnya Average Revenue Per User (ARPU) serta konsumsi layanan data, meski sebelumnya perusahaan menghadapi basis pendapatan yang tinggi selama momentum Ramadan.
Pada periode yang sama, EBITDA tumbuh 1,6 persen QoQ, melampaui laju pertumbuhan pendapatan berkat efisiensi biaya yang konsisten. Laba bersih normalisasi juga meningkat 22,9 persen QoQ, didorong oleh kenaikan EBITDA dan menurunnya beban pembiayaan.
Adapun laba bersih yang dilaporkan (reported net profit) melonjak hingga 88,9 persen QoQ, terutama ditopang keuntungan pascapajak sekitar Rp1 triliun dari transaksi FiberCo.
Dari sisi operasional, Indosat mempertahankan basis pelanggan di angka 93,4 juta pelanggan. Nilai ARPU meningkat menjadi Rp46.000, sementara trafik data tumbuh 1,6 persen QoQ, mencerminkan tingginya aktivitas digital masyarakat.
Segmen home broadband juga menunjukkan pertumbuhan positif dengan jumlah pelanggan mencapai 436.000, meningkat 5,1 persen dibanding kuartal sebelumnya.










