Ekonomi Batam Menguat, Aktivitas Bongkar Muat Petikemas Naik Signifikan pada 2026

Bahkan secara mandiri, TPK Batu Ampar mencatat pertumbuhan sebesar 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Angka tersebut menunjukkan bahwa investasi infrastruktur dan transformasi layanan pelabuhan mulai memberikan dampak nyata terhadap peningkatan daya saing logistik Batam.

Dari sisi komposisi perdagangan, sektor internasional masih menjadi kontributor terbesar terhadap aktivitas logistik Pelabuhan Batam. Sebanyak 75 persen dari total volume petikemas berasal dari perdagangan internasional, sementara sisanya berasal dari distribusi domestik.

Bacaan Lainnya

Data BP Batam dan PT Batam Terminal Petikemas menunjukkan bahwa Singapura tetap menjadi mitra dagang dan hub transshipment utama bagi Batam.

Selama periode Januari hingga April 2026, volume lalu lintas petikemas menuju dan dari Singapura mencapai 25.111 box, menjadikannya negara tujuan terbesar dalam jaringan perdagangan internasional Batam.

Posisi kedua ditempati oleh jalur domestik Indonesia dengan volume pergerakan mencapai 19.800 box. Tingginya aktivitas domestik ini mencerminkan peran Batam sebagai simpul penting dalam rantai pasok nasional yang menghubungkan berbagai wilayah di Indonesia.

Selain Singapura dan pasar domestik, aktivitas ekspor-impor Batam juga terhubung dengan sejumlah negara di kawasan ASEAN dan Asia.

Malaysia tercatat menjadi mitra terbesar berikutnya dengan volume mencapai 1.275 box, disusul Vietnam sebanyak 360 box, Myanmar 192 box, dan Tiongkok 180 box.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *