KABAREKONOMI.CO.ID, JAKARTA – Aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda mulai berdampak terhadap konektivitas penerbangan internasional. Salah satunya penerbangan Singapore Airlines rute Singapura-Jakarta yang mengalami penundaan keberangkatan pada Minggu (6/9/2026).
Penerbangan Singapore Airlines dengan nomor SQ950 yang semula dijadwalkan berangkat dari Singapura pada pukul 06.20 waktu setempat, ditunda hingga pukul 12.00 waktu setempat.
Penundaan tersebut dilakukan menyusul kondisi cuaca yang terdampak aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau di Indonesia serta penutupan sementara Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Informasi mengenai perubahan jadwal penerbangan itu disampaikan akun resmi Singapore Airlines di platform X, @SingaporeAir, setelah mendapat pertanyaan dari salah seorang penumpang.
“Singapore Airlines flight SQ950 scheduled to depart on 6 September 2026, 0620 hrs (local time) from Singapore, has been retimed to 6 September 2026, 1200 hrs (local time) due to adverse weather conditions caused by the eruption of Mount Anak Krakatau in Indonesia,” tulis Singapore Airlines dalam keterangannya.
Maskapai tersebut juga mengingatkan penumpang bahwa perubahan jadwal masih mungkin terjadi karena situasi di sekitar wilayah terdampak erupsi masih dinamis.
“As the situation remains fluid, please note that the flight may be subject to further changes,” lanjut Singapore Airlines.
Penumpang diminta memantau perkembangan terbaru terkait status penerbangan sebelum menuju bandara.
Gangguan penerbangan ini menjadi salah satu dampak langsung aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang tidak hanya berpotensi memengaruhi kondisi cuaca dan keselamatan penerbangan di sekitar Selat Sunda, tetapi juga mengganggu mobilitas udara yang menghubungkan sejumlah kota di Indonesia dengan penerbangan internasional.
Dengan kondisi yang masih berkembang, maskapai dan otoritas penerbangan terus melakukan pemantauan terhadap situasi udara serta perkembangan aktivitas vulkanik untuk memastikan keselamatan penerbangan dan penumpang. (***)
