Poltevara Gandeng IGEI Polandia, Perkuat Pendidikan Vokasi dan Jejaring Industri Global

KABAREKONOMI.CO.ID, BATAM — Politeknik Inovasi Nusantara (Poltevara) resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Izba Gospodarcza Eksporterów i Importerów (IGEI) Polandia pada 4 September 2026.

Kerja sama tersebut menjadi langkah awal untuk membangun kolaborasi lebih luas di bidang pendidikan, industri, pengembangan sumber daya manusia (SDM), serta hubungan bisnis internasional antara Indonesia dan Polandia.

Bacaan Lainnya

Penandatanganan MoU dihadiri langsung Vice President IGEI Polandia Marcin Jabłoński dan Direktur Poltevara Fandy Iood.

Kerja sama ini menjadi bagian dari komitmen Poltevara untuk memperluas jejaring internasional sekaligus membangun ekosistem pendidikan vokasi yang semakin terhubung dengan dunia industri dan perkembangan ekonomi global.

Melalui kerja sama tersebut, Poltevara dan IGEI melihat peluang kolaborasi yang luas. Tidak hanya dalam pengembangan pendidikan dan pelatihan, tetapi juga membangun jembatan antara institusi pendidikan, dunia industri, mahasiswa, tenaga profesional, dan pelaku usaha dari Indonesia maupun Polandia.

Poltevara Siapkan Program Berorientasi Industri

Direktur Poltevara Fandy Iood mengatakan, penandatanganan MoU dengan IGEI Polandia merupakan awal dari hubungan jangka panjang yang diharapkan dapat menghasilkan berbagai program konkret.

“Kami melihat kerja sama dengan IGEI Polandia bukan hanya sebagai sebuah kerja sama kelembagaan, tetapi sebagai pintu untuk membangun hubungan yang lebih luas antara Indonesia dan Polandia, khususnya dalam pendidikan vokasi, pengembangan talenta, industri, dan kewirausahaan,” ujar Fandy.

Menurutnya, posisi Poltevara sebagai institusi pendidikan vokasi memberikan peluang besar untuk mengembangkan program bersama yang berorientasi pada kebutuhan industri sekaligus tuntutan kompetensi global.

Kehadiran langsung Marcin Jabłoński sebagai Vice President IGEI Polandia juga dinilai menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi serta hubungan strategis antara kedua institusi.

Ke depan, kerja sama Poltevara dan IGEI Polandia berpotensi dikembangkan melalui berbagai program.

Beberapa di antaranya meliputi pertukaran dan pengembangan mahasiswa, pelatihan dan sertifikasi, peningkatan kompetensi tenaga pendidik, kolaborasi dengan industri, business matching, pengembangan kewirausahaan dan startup, hingga pembukaan akses jejaring internasional bagi lulusan dan institusi.

Mahasiswa Disiapkan Berkompetisi di Tingkat Global

Kerja sama tersebut diharapkan dapat mempertemukan potensi pendidikan vokasi Indonesia dengan ekosistem industri dan perdagangan internasional Polandia.

Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya dibekali kompetensi teknis, tetapi juga wawasan global, jejaring internasional, serta kesiapan untuk menghadapi persaingan di tingkat global.

Bagi Poltevara, penandatanganan MoU tersebut juga menjadi bagian dari visi membangun kampus vokasi yang memiliki koneksi kuat dengan dunia industri dan lingkungan internasional.

“MoU ini bukanlah akhir dari sebuah proses, tetapi awal dari pekerjaan yang lebih besar. Tantangan berikutnya adalah menerjemahkan kesepakatan ini menjadi program nyata yang memberikan manfaat bagi mahasiswa, dosen, industri, dan kedua negara,” ujar Fandy.

Jajaki Program Konkret Indonesia-Polandia

Setelah penandatanganan MoU, Poltevara dan IGEI Polandia akan mulai menjajaki berbagai program konkret yang dapat segera diimplementasikan.

Program tersebut diarahkan untuk memperkuat hubungan Indonesia dan Polandia, khususnya dalam bidang pendidikan, industri, teknologi, kewirausahaan, dan pengembangan SDM.

Kolaborasi ini juga diharapkan menjadi peluang bagi mahasiswa dan lulusan Poltevara untuk mendapatkan pengalaman, jaringan, serta akses yang lebih luas ke lingkungan industri internasional.

Dengan semangat “Connecting Education, Industry and Global Opportunity”, Poltevara menempatkan kerja sama internasional tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan vokasi yang adaptif terhadap kebutuhan industri dan perkembangan ekonomi global.

Pos terkait