«“Kemerdekaan adalah hasil perjuangan bersama. Karena itu, mari kita jaga persatuan dan kesatuan, serta terus bekerja bersama membangun Kepulauan Riau agar semakin maju dan masyarakatnya semakin sejahtera,” katanya.»
Sementara itu, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura menyampaikan bahwa renungan suci menjadi momentum untuk kembali merefleksikan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan para pahlawan.
Menurut Nyanyang, generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk meneruskan cita-cita perjuangan melalui kerja nyata dan pengabdian kepada masyarakat.
«“Para pahlawan telah memberikan teladan tentang keberanian, keikhlasan dan pengorbanan. Sekarang perjuangan kita adalah bagaimana mengisi kemerdekaan dengan karya, menjaga keutuhan bangsa dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Nyanyang.»
Ia menambahkan, semangat kepahlawanan harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dengan menjaga toleransi, memperkuat persatuan dan menghadirkan pembangunan yang memberikan manfaat bagi seluruh masyarakat Kepri.
Pelaksanaan Apel Kehormatan dan Renungan Suci berlangsung dalam suasana penuh khidmat. Cahaya lilin dan suasana hening di kompleks TMP Pusara Bhakti menjadi simbol penghormatan kepada para pahlawan yang telah gugur demi Merah Putih.
Momentum tersebut sekaligus menjadi refleksi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah dan masyarakat Kepri bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini merupakan buah dari perjuangan panjang yang harus terus dijaga dan diisi dengan pembangunan serta pengabdian.
Dengan semangat “Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh”, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI diharapkan semakin memperkuat tekad seluruh elemen masyarakat untuk melanjutkan perjuangan para pahlawan dan membawa Indonesia, khususnya Kepulauan Riau, menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera. (Iman)










