Indonesia-India Kejar Integrasi QRIS dan UPI, Transaksi Turis Makin Mudah

BI Dorong QRIS Cross Border

Gubernur BI Destry Damayanti sebelumnya mengatakan bank sentral terus mendorong optimalisasi penggunaan QRIS, baik di dalam negeri maupun secara lintas batas (cross border).

Kerja sama dengan India menjadi salah satu fokus pembahasan di sela-sela Pertemuan Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Sentral (FMCBG) Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS.

Bacaan Lainnya

“Kemarin kami juga ke India, mereka juga menunjukkan minatnya yang tinggi, tinggal masalah yang nanti teknis yang mesti dibicarakan lebih detail,” kata Destry kepada Komite IV DPD, Senin (14/9/2026).

Destry menyebut QRIS cross border saat ini telah diimplementasikan dengan sejumlah negara, termasuk Singapura, Malaysia, Thailand, Jepang, Korea Selatan, dan China.

“Jadi cross-border itu [memungkinkan] turis-turis mereka yang ada di sini, termasuk juga dari kita ke sana untuk transaksi pembayaran,” jelasnya.

Secara nasional, Destry mencatat pengguna QRIS telah mencapai 67,5 juta orang, dengan jumlah merchant mencapai 45,5 juta.

Menurutnya, penggunaan QRIS juga menjadi bagian dari upaya memperluas inklusi keuangan, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Jadi, inklusif dalam kebijakan kami dicapau antara lain dengan sistem pembayaran, sehingga para UMKM ini juga mempunyai akses keuangan. Ini menjadi penting, karena once mereka banyak menggunakan QRIS, maka record dari transaksi keuangan mereka ini akan tercatat,” pungkasnya.

SUMBER: BISNIS INDONESIA

Pos terkait