KABAREKONOMI.CO.ID, JAKARTA – PT Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menunjukkan kinerja bisnis yang semakin solid dengan membukukan pertumbuhan pendapatan, laba, serta peningkatan investasi strategis guna memperkuat transformasi digital Indonesia.
Keberhasilan tersebut menjadi landasan bagi perusahaan untuk menaikkan target kinerja sepanjang tahun sekaligus mempercepat pembangunan jaringan 5G dan ekosistem kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
President Director & CEO IOH, Vikram Sinha disela-sela jumpa pers secara daring pada Selasa (28/7/2026) mengatakan bhwa, momentum keuangan dan operasional yang kuat membuktikan strategi “AI North Star” yang dijalankan perusahaan berada di jalur yang tepat.
Strategi tersebut mencakup pengembangan Telco berbasis AI, Techco berbasis AI, hingga peran Indosat sebagai AI Nation Shaper melalui inisiatif Sahabat AI dan Indonesia AI Centre of Excellence.
“Kami melihat seluruh fondasi transformasi AI yang kami bangun mulai memberikan hasil nyata bagi pertumbuhan perusahaan maupun pengembangan ekosistem digital Indonesia,” ujarnya.
Secara kinerja keuangan, Indosat mencatat pertumbuhan pendapatan mendekati 13 persen secara tahunan. Pertumbuhan EBITDA bahkan lebih tinggi, mencapai 14 persen, sementara laba bersih melonjak hampir 50 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Menurut Vikram, salah satu pendorong utama pertumbuhan tersebut berasal dari meningkatnya Average Revenue Per User (ARPU) yang naik sekitar 17 persen secara tahunan. Hal ini menunjukkan peningkatan kualitas pelanggan sekaligus efektivitas strategi bisnis perusahaan.
