Influenza A Meningkat, Kemenkes Ungkap 112 Spesimen Positif pada Minggu ke-37

Klaim Perawatan Influenza Allianz Meningkat

Head of Health Analytics Allianz Life Indonesia, dr. Tubagus Argie F. S. Sunartadirdja, mengatakan peningkatan proporsi positif influenza menjadi pengingat bagi masyarakat untuk memperhatikan kondisi kesehatan ketika gejala mulai muncul.

”Peningkatan proporsi positif influenza menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tetap memperhatikan kondisi kesehatan, terutama ketika muncul gejala seperti demam, batuk, dan tubuh terasa lemas. Mengenali gejala sejak awal dan memahami kapan perlu mendapatkan pertolongan medis merupakan bagian penting untuk membantu mencegah kondisi berkembang menjadi lebih serius,” kata Tubagus dalam keterangan tertulis yang dikutip Rabu (30/9/2026).

Bacaan Lainnya

Data klaim Allianz Life Indonesia menunjukkan kebutuhan perawatan terkait influenza juga meningkat. Pada Januari hingga Agustus 2026, jumlah kasus influenza yang membutuhkan rawat inap meningkat 47% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara itu, sepanjang Januari hingga minggu kedua September 2026, Allianz Life Indonesia telah membayarkan klaim asuransi terkait influenza lebih dari Rp13,8 miliar untuk 1.857 kasus.

Cara Mencegah Penularan Influenza

Untuk mengurangi risiko penularan, masyarakat dapat melakukan sejumlah langkah sederhana, seperti mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara rutin, menutup mulut dan hidung ketika batuk atau bersin, serta menggunakan masker ketika sedang sakit.

Orang yang sedang tidak sehat juga dianjurkan menghindari keluar rumah jika memungkinkan. Sirkulasi udara di dalam ruangan perlu dijaga, sementara kontak dekat dengan orang yang mengalami gejala influenza sebaiknya dibatasi.

Istirahat yang cukup, memenuhi kebutuhan cairan, dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang juga penting untuk mendukung kondisi tubuh. Vaksinasi influenza dapat dipertimbangkan sesuai rekomendasi tenaga kesehatan.

Masyarakat juga perlu mengenali tanda-tanda ketika influenza membutuhkan penanganan medis. Kesulitan bernapas atau sesak napas, nyeri atau tekanan pada dada, tubuh semakin lemah, serta tanda-tanda dehidrasi merupakan kondisi yang perlu segera dikonsultasikan kepada tenaga kesehatan.

Pertolongan medis juga diperlukan apabila gejala semakin berat atau tidak kunjung membaik, maupun ketika penyakit kronis yang sudah dimiliki mengalami perburukan. Bagi kelompok yang memiliki risiko komplikasi lebih tinggi, konsultasi sejak awal dapat membantu menentukan penanganan yang sesuai.

”Menjaga kesehatan juga perlu diikuti dengan kesiapan menghadapi risiko finansial yang dapat muncul ketika seseorang membutuhkan pemeriksaan, pengobatan, maupun perawatan medis. Data klaim yang kami lihat menunjukkan bahwa kebutuhan penanganan influenza tidak bisa dianggap enteng dan dapat meningkat tergantung kondisi masing-masing nasabah, mulai dari rawat jalan hingga membutuhkan perawatan di rumah sakit. Karena itu, kesiapan menghadapi biaya kesehatan menjadi bagian yang penting dalam perencanaan perlindungan diri dan keluarga,” kata Tubagus.

SUMBER: BISNIS INDONESIA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *