InfraNexia dan Lintasarta Perkuat Konektivitas Digital Medan-Batam dan Padang-Batam

Menurut Lukman, kerja sama tersebut juga mencerminkan peran InfraNexia sebagai penyedia infrastruktur telekomunikasi yang mengedepankan prinsip open access dan neutral infrastructure.

Dengan jaringan berskala nasional, InfraNexia membuka peluang bagi berbagai pelaku industri untuk memanfaatkan infrastruktur secara lebih efisien sesuai kebutuhan kapasitas dan model layanan masing-masing.

Bacaan Lainnya

Di sisi lain, Direktur Utama Lintasarta Armand Hermawan mengatakan konektivitas berkapasitas tinggi merupakan salah satu fondasi utama untuk mendukung kebutuhan transformasi digital yang terus berkembang.

“Kebutuhan terhadap layanan digital, cloud, data center, dan berbagai workload berbasis teknologi terus meningkat. Kolaborasi bersama InfraNexia melalui pemanfaatan layanan DWDM ini menjadi bagian dari upaya kami dalam memperkuat kapabilitas jaringan agar dapat terus mendukung kebutuhan transformasi digital pelanggan secara optimal,” terang Armand.

Armand menambahkan, kolaborasi dengan para mitra ekosistem menjadi bagian penting dalam memperkuat fondasi infrastruktur digital yang berdaulat sekaligus adaptif terhadap perkembangan kebutuhan industri.

“Bagi Lintasarta, penguatan konektivitas merupakan bagian dari Lintasarta Intelligent Core, fondasi layanan digital terintegrasi yang kami kembangkan untuk menghadirkan konektivitas yang andal sekaligus menjawab kebutuhan pelanggan yang terus berkembang,” kata dia.

Rute Medan-Batam dan Padang-Batam Punya Nilai Strategis

Rute Medan-Batam dan Padang-Batam memiliki nilai strategis dalam mendukung konektivitas digital dari wilayah Sumatra menuju Batam.

Penguatan konektivitas pada kedua koridor tersebut diharapkan dapat mengakomodasi pertumbuhan trafik data sekaligus memberikan fleksibilitas jaringan yang lebih besar untuk mendukung perkembangan berbagai layanan digital pada masa mendatang.

Kerja sama InfraNexia dan Lintasarta juga mempertegas pentingnya sinergi antarpelaku industri dalam membangun ekosistem telekomunikasi yang semakin efisien dan berkelanjutan.

Melalui optimalisasi kapabilitas dan infrastruktur yang dimiliki masing-masing perusahaan, kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat konektivitas, mendukung pengembangan layanan, serta menciptakan nilai tambah bagi pertumbuhan ekosistem digital Indonesia.

InfraNexia sebagai pilar utama bisnis wholesale fiber connectivity TelkomGroup juga akan terus memperluas kolaborasi dengan operator telekomunikasi, Internet Service Provider (ISP), Network Access Provider (NAP), pusat data, hyperscaler dan berbagai pelaku industri lainnya.

Melalui sinergi lintas industri tersebut, InfraNexia berkomitmen memperkuat ekosistem konektivitas nasional serta menghadirkan infrastruktur yang semakin scalable, reliable dan siap mendukung pertumbuhan kebutuhan digital masyarakat.

SUMBER: CNBC INDONESIA

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *