Investasi Naik 9,53 Persen, Ekonomi Batam Menguat Sepanjang 2025

Menurutnya, Batam memiliki karakter ekonomi yang sangat bergantung pada aktivitas industri manufaktur dan arus investasi. Ketika kedua sektor tersebut mengalami peningkatan, maka dampaknya langsung terlihat pada pertumbuhan ekonomi daerah.

Sementara itu, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menilai lonjakan pertumbuhan pada Triwulan IV menjadi indikator kuat bahwa investasi yang masuk ke Batam mulai terkonversi menjadi output produksi nyata.

Bacaan Lainnya

“Pertumbuhan yang melonjak di akhir tahun menunjukkan ekspansi industri di Batam mulai menghasilkan aktivitas ekonomi riil dan menjadi fondasi kuat untuk menjaga momentum pertumbuhan pada 2026,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa stabilitas iklim investasi, dukungan infrastruktur, serta peningkatan kapasitas industri menjadi faktor penting yang akan menentukan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi Batam ke depan.

Di sisi lain, Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Francis, menyampaikan bahwa pertumbuhan investasi yang mendekati dua digit menunjukkan Batam mulai memasuki fase ekspansi kapasitas produksi.

Menurutnya, sektor manufaktur masih menjadi tulang punggung ekonomi Batam dengan kontribusi mencapai 57,01 persen terhadap total PDRB.

“Manufaktur tetap menjadi tulang punggung ekonomi Batam. Selain itu, pertumbuhan sektor listrik dan gas sebesar 11,90 persen serta sektor real estate yang mencapai 14,70 persen mencerminkan meningkatnya aktivitas industri dan pengembangan kawasan ekonomi di Batam,” jelasnya.

Pertumbuhan pada sektor listrik dan gas, lanjutnya, merupakan indikator meningkatnya kebutuhan energi oleh sektor industri, sementara pertumbuhan sektor properti menandakan ekspansi kawasan industri dan kawasan hunian bagi tenaga kerja.

Dengan tren pertumbuhan ekonomi yang terus meningkat di setiap triwulan sepanjang 2025, Batam diproyeksikan tetap menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi paling dinamis di Indonesia.

Didukung oleh arus investasi yang terus menguat serta ekspansi sektor industri manufaktur, Batam diharapkan mampu mempertahankan momentum pertumbuhan dan memperkuat posisinya sebagai kawasan industri dan perdagangan strategis di kawasan barat Indonesia pada tahun 2026. (***)

Pos terkait