Pemerintah Provinsi Kepri, lanjutnya, saat ini juga fokus mendorong peningkatan investasi guna membuka lapangan kerja. Ia menekankan bahwa masyarakat lokal harus menjadi pelaku utama dalam memanfaatkan peluang investasi tersebut, bukan sekadar penonton.
“Kita ingin masyarakat Kepri menjadi bagian dari pelaku investasi, dengan memanfaatkan potensi sumber daya manusia yang kita miliki,” katanya.
Ia juga menyampaikan bahwa Pemprov Kepri berhasil menorehkan sejumlah prestasi, di antaranya penurunan angka pengangguran terbuka, pengangguran ekstrem, serta penanganan stunting yang masuk kategori terbaik di tingkat nasional dan Sumatera.
Selain itu, Kepri juga meraih penghargaan sebagai daerah tujuan investasi terbaik.Menurutnya, wilayah seperti Batam, Bintan, Tanjung Balai Karimun, dan Tanjungpinang menjadi pusat pertumbuhan investasi, khususnya di sektor industri dan kemaritiman.
Pemerintah pun terus mendorong kemudahan perizinan melalui berbagai regulasi guna menarik lebih banyak investor.Di sisi lain, Nyanyang menegaskan komitmen pemerintah dalam meningkatkan peran perempuan dalam pembangunan melalui pelatihan, pemberdayaan ekonomi, serta perluasan ruang partisipasi.
“Kita ingin perempuan Kepri tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga subjek yang aktif dalam menentukan arah pembangunan daerah,” ujarnya.Ia berharap KPPI dapat menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kesetaraan gender, pendidikan politik, serta penguatan ekonomi perempuan di Kepulauan Riau.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, saya mengucapkan selamat dan sukses kepada pengurus KPPI yang baru dilantik. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab dan integritas,” tutupnya.(**)










