Tim selanjutnya memburu ED dan berhasil menangkapnya di sebuah hotel di kawasan Lubuk Baja bersama tiga orang lainnya berinisial TFS, NI, dan TT.
Dari lokasi penangkapan tersebut, petugas menyita empat cartridge vape yang diduga mengandung Etomidate, tiga butir ekstasi, sekitar 2,4 gram sabu, serta satu bungkus ketamin.
Pengembangan terus dilakukan. Dari kendaraan milik TFS ditemukan lima paket kecil sabu. Sementara saat penggeledahan di rumah orang tua TFS di kawasan Teluk Tering, petugas kembali menemukan perangkat vape dan alat hisap sabu (bong).
Tidak berhenti di situ, tim gabungan menggeledah apartemen yang dihuni TFS dan NI di Teluk Tering. Dari lokasi ini ditemukan 71 cartridge vape diduga mengandung Etomidate serta dua kemasan bertuliskan Happy Water yang diduga berisi sabu.
Sehari berikutnya, petugas kembali melakukan penggeledahan di kamar indekos kawasan Batu Ampar yang dihuni RR dan FDL. Sebanyak 91 cartridge vape diduga mengandung Etomidate berhasil diamankan. Penyisiran terakhir juga melibatkan anjing pelacak (K9) Bea Cukai Batam guna memastikan tidak ada barang bukti lain yang tertinggal.
Dalam penindakan terpisah di waktu yang hampir bersamaan, Bea Cukai Batam juga menggagalkan upaya penyelundupan 48 cartridge vape mengandung Etomidate di Pelabuhan Ferry Internasional Batam Centre yang dibawa seorang warga negara Malaysia berinisial PS dari Stulang Laut. Kasus tersebut masih dalam proses pendalaman.
Secara keseluruhan, operasi gabungan berhasil menyita barang bukti berupa 1.076,18 gram MDMA, 50 gram metamfetamina, 10 butir ekstasi, 170 cartridge vape mengandung Etomidate, 12 vial Etomidate dengan berat total 226 gram, 86 butir Happy Five (H5), 49 perangkat vape, 25,6 gram ketamin, sembilan alat hisap sabu, enam timbangan digital, alat press plastik, serta berbagai perlengkapan lainnya.
BNN RI memperkirakan pengungkapan kasus ini telah menyelamatkan sekitar 6.770 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika. Selain itu, negara diperkirakan dapat menghemat potensi biaya rehabilitasi kesehatan hingga Rp10,8 miliar.
