“Di masa darurat, konektivitas menjadi kebutuhan esensial bagi masyarakat. Selama pasokan listrik utama belum sepenuhnya pulih, kami memastikan BTS tetap beroperasi melalui dukungan energi yang berkelanjutan agar layanan komunikasi masyarakat tidak terputus,” ujarnya.
Distribusi bahan bakar dilakukan secara bertahap ke berbagai BTS prioritas di Area Sumatera dengan mempertimbangkan kondisi akses, kebutuhan riil di lapangan, serta tingkat urgensi layanan di masing-masing wilayah.
Upaya ini melengkapi langkah-langkah pemulihan lainnya yang terus dilakukan Telkomsel, seperti pengoperasian perangkat Combat, penguatan kapasitas jaringan, serta koordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan pemangku kepentingan terkait.
“Fokus kami adalah memastikan masyarakat di wilayah terdampak tetap terhubung dan dapat beraktivitas dengan dukungan jaringan yang andal. Telkomsel akan terus mengerahkan seluruh sumber daya dan berkolaborasi dengan berbagai pihak hingga kondisi jaringan dan pasokan listrik kembali pulih secara optimal,” tambah Nugroho.
Ke depan, Telkomsel akan terus memantau kondisi jaringan dan perkembangan pemulihan infrastruktur pendukung di seluruh wilayah Sumatera. Perusahaan berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat, tidak hanya di saat normal, tetapi juga dalam menghadapi masa-masa paling menantang. (**)










