KABAREKONOMI.CO.ID, BATAM – PT Panbil Utilitas Sentosa mengambil langkah strategis dalam mempercepat penyelesaian megaproyek PLTU Tanjung Sauh Unit 1 dan Unit 2 (kapasitas total 2 X 150 MW.
Upaya ini diperkuat melalui sinergi resmi dengan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Riau dan Kepulauan Riau guna menjamin ketersediaan energi pemicu eksternal selama fase krusial pembangunan.
Kerja sama tersebut dikukuhkan melalui penandatanganan Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (PJBTL) Layanan Khusus, di mana PLN berkomitmen menyalurkan pasokan listrik tegangan tinggi sebesar 33 MVA ke area proyek.
Pasokan listrik sebesar 33 MVA tersebut akan dialokasikan khusus untuk kebutuhan power backfeeding.
Peran energi ini sangat vital bagi PT Panbil Utilitas Sentosa karena berfungsi sebagai:
- Energi pemicu eksternal untuk memulai pengujian teknis (commissioning) mesin pembangkit.
2. Daya penyelesaian sisa konstruksi internal pada struktur PLTU Tanjung Sauh Unit 1 dan Unit 2.










