KEK Tanjung Sauh Jadi Motor Ekonomi Batam, BP Batam Pantau Investasi dan Serapan Tenaga Kerja

“Komitmen penyerapan tenaga kerja hingga 2035 mencapai sekitar 209 ribu orang. Dalam lima tahun awal, kami memperkirakan sekitar 100 ribu tenaga kerja dapat terserap. Ini menjadi bagian dari pemantauan BP Batam,” ujarnya.

Selain mengawal investasi, BP Batam juga mempercepat penyelesaian sejumlah hambatan yang dihadapi investor.

Bacaan Lainnya

Salah satunya adalah mendorong percepatan regulasi yang berkaitan dengan kawasan industri serta membantu proses pelepasan kawasan hutan melalui koordinasi dengan Kementerian Kehutanan.

Langkah tersebut dilakukan agar seluruh rencana investasi yang telah disampaikan investor dapat segera direalisasikan tanpa terkendala persoalan administrasi maupun perizinan.

Fary menambahkan, keberadaan Tanjung Sauh telah memberikan kontribusi nyata terhadap perekonomian daerah. Hingga Desember 2025, kawasan tersebut telah menyumbang sekitar Rp4,6 triliun terhadap aktivitas ekonomi.

BP Batam optimistis percepatan investasi di Tanjung Sau akan menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi Batam, sekaligus memperkuat daya saing kawasan sebagai destinasi investasi strategis di Indonesia. (Iman Suryanto)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *