Sedangkan puncak arus balik diproyeksikan berlangsung pada 28 Maret 2026 dengan jumlah penumpang mencapai 18.897 orang.
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, sejumlah maskapai telah mengajukan 266 penerbangan tambahan (extra flight) ke berbagai rute domestik.
Rute tersebut antara lain menuju Jakarta, Surabaya, Palembang, Pekanbaru, Padang, Semarang, Yogyakarta, Lampung, dan Jambi.
Selain itu, konektivitas internasional juga bertambah dengan hadirnya penerbangan AirAsia rute Batam–Kuala Lumpur yang mulai beroperasi pada 13 Maret 2026.
Annang menjelaskan, pihak bandara telah menyiapkan berbagai aspek operasional untuk menghadapi lonjakan trafik Lebaran, mulai dari fasilitas bandara, keamanan, keselamatan penerbangan hingga pelayanan penumpang.
“Secara keseluruhan sekitar 380 personel disiagakan untuk memastikan pelayanan kepada penumpang dan pengguna jasa berjalan aman, tertib, lancar, dan nyaman,” jelasnya.
Ia menambahkan, penyelenggaraan Posko Terpadu Angkutan Lebaran di Bandara Internasional Hang Nadim dilakukan melalui koordinasi lintas instansi, termasuk otoritas bandara, TNI–Polri, Basarnas, Imigrasi, Bea Cukai, Karantina, BMKG, maskapai, hingga perusahaan ground handling.
“Kami berharap dengan kesiapan ini, pelaksanaan angkutan Lebaran tahun ini dapat berjalan aman, lancar, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa transportasi udara,” pungkasnya.(Iman Suryanto)










