Lonjakan Permintaan Kurban Dongkrak Ekonomi, Karantina Pastikan Hewan Bebas Penyakit

Tahun 2026 pun menunjukkan pola serupa, dengan kenaikan pemasukan sapi 127,13 persen dan kambing 301,15 persen pada April dibanding bulan sebelumnya.

Lonjakan pasokan ini menandakan meningkatnya aktivitas perdagangan hewan kurban sekaligus menggambarkan tingginya permintaan masyarakat menjelang Iduladha.

Bacaan Lainnya

Untuk memastikan hewan kurban yang beredar aman dikonsumsi, Karantina Kepri melakukan pengawasan ketat terhadap hewan yang masuk dari daerah pemasok utama seperti Lampung dan Tabanan, Bali. Pemeriksaan dilakukan secara berlapis, mulai dari verifikasi dokumen hingga pemeriksaan kesehatan hewan.

Petugas memastikan setiap hewan dilengkapi Sertifikat Veteriner (SV); Hasil uji laboratorium negatif Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK); dan Dokumen karantina dari daerah asal.

Selain pemeriksaan fisik, pengambilan sampel darah juga dilakukan bila diperlukan untuk mendeteksi penyakit seperti Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Lumpy Skin Disease (LSD), dan Jembrana.

Langkah ini dinilai penting untuk melindungi sumber daya hayati sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap keamanan daging kurban.

Peningkatan arus masuk hewan kurban turut menggairahkan aktivitas ekonomi, mulai dari sektor peternakan, logistik, hingga perdagangan hewan kurban. Namun, pengawasan ketat tetap menjadi kunci agar pertumbuhan ekonomi tidak diiringi risiko penyebaran penyakit hewan.

Karantina Kepri mengimbau pelaku usaha dan masyarakat agar selalu melengkapi dokumen karantina serta melaporkan pemasukan hewan kepada petugas. Kepatuhan terhadap prosedur dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kelancaran distribusi, kesehatan hewan, serta keamanan pangan di Kepulauan Riau.

Dengan pengawasan yang diperketat, pemerintah berharap kebutuhan hewan kurban masyarakat dapat terpenuhi secara aman sekaligus mendukung stabilitas ekonomi daerah menjelang Iduladha. (***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *