Menjelang Penanaman Besar, Jurnalis Kepri Kawal Pemulihan Pesisir Bintan

“Kami ingin memastikan penanaman besok berjalan sesuai rencana dan selaras dengan kondisi lapangan. Ini bukan kegiatan simbolik, tapi bagian dari upaya berkelanjutan yang sudah lama diperjuangkan masyarakat di sini,” ujar Ady di sela-sela kegiatan.

Selain meninjau lokasi, KJK Kepri juga berkoordinasi dengan warga terkait titik-titik penanaman, jenis bibit yang sesuai, serta pola penanaman yang disesuaikan dengan karakteristik perairan Sungai Tiram.

Bacaan Lainnya

Langkah ini dilakukan agar program rehabilitasi mangrove dapat berjalan optimal dan berkelanjutan.

Kegiatan penanaman mangrove ini dirancang selaras dengan program nasional Mangroves for Coastal Resilience (M4CR) yang diinisiasi Kementerian Kehutanan.

Program tersebut bertujuan memperkuat ketahanan wilayah pesisir terhadap abrasi, sekaligus memulihkan ekosistem mangrove sebagai pelindung alami pantai.

Peninjauan ini juga menegaskan peran aktif jurnalis tidak hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan sosial dan lingkungan.

Melalui keterlibatan langsung di lapangan, KJK Kepri berupaya menjembatani kepentingan masyarakat lokal dengan perhatian nasional terhadap isu pemulihan pesisir.

Aksi penanaman mangrove di Sungai Tiram diharapkan menjadi momentum penting bagi upaya rehabilitasi lingkungan pesisir Bintan, sekaligus menunjukkan kontribusi nyata insan pers dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.(***)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *