KABAREKONOMI.CO.ID, Tanjungpinang – Partai Golongan Karya menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-V DPD Provinsi Kepulauan Riau di Aston Tanjungpinang Hotel & Conference Center, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Golkar Solid Indonesia Maju, Kepri Maju Makmur Merata” ini menjadi momentum konsolidasi partai sekaligus penguatan dukungan terhadap pembangunan daerah.
Musda dihadiri Sekretaris Jenderal DPP Golkar, Muhammad Sarmuji, yang menekankan makna musyawarah sebagai proses mencari keputusan terbaik. Ia menjelaskan bahwa istilah musyawarah berasal dari bahasa Arab yang berarti mengambil madu dari sarangnya—sebuah filosofi untuk meraih hasil terbaik melalui pemikiran yang matang.
“Dalam setiap musyawarah daerah, yang ingin kita ambil adalah pemikiran terbaik,” ujar Sarmuji.
Ia juga menegaskan, apabila hanya terdapat satu kandidat yang mendaftar dalam Musda, maka pemilihan dapat dilakukan secara aklamasi sesuai aturan partai. DPP Golkar, lanjutnya, tidak akan melakukan intervensi di luar mekanisme Musda yang telah ditetapkan. “Kalau laporan dari ketua penyelenggara sejauh ini hanya satu orang,” tambahnya.
Gubernur Kepulauan Riau sekaligus kader Golkar, Ansar Ahmad, mengapresiasi pelaksanaan Musda sebagai wadah konsolidasi politik dan sinergi pembangunan. Ia menyoroti tantangan pembangunan di provinsi kepulauan yang memiliki 2.028 pulau.
“Kepri ini memang membangunnya tidak mudah karena wilayah kita terdiri dari ribuan pulau,” kata Ansar.
Meski demikian, ia menyebut kerja kolektif lintas sektor telah menunjukkan hasil signifikan. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kepulauan Riau kini mencapai 80,53 poin.
Selain itu, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) menembus Rp377,1 triliun, dengan tingkat pengangguran menurun dari sekitar 10 persen menjadi 6,24 persen. Upaya pengentasan kemiskinan juga terus digencarkan, dengan Kepri berada di posisi keempat terendah secara nasional.
Ansar berharap Musda ke-V Golkar dapat semakin memperkuat kontribusi partai dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Saya sebagai kader Golkar merasa bangga dapat ikut membawa keberhasilan membantu Kepri,” pungkasnya.(**)










