Musrenbang Kepri 2026. ‘Fokus Beasiswa, UMKM, dan Konektivitas Antarwilayah’

Di sektor ekonomi, fokus diarahkan pada penguatan pelaku usaha dan sektor produktif.

“Kami akan melanjutkan subsidi margin bunga nol persen, memperkuat UMKM, serta memberikan dukungan bagi petani dan nelayan,” katanya.

Bacaan Lainnya

Sementara itu, di bidang infrastruktur, pemerintah berkomitmen meningkatkan konektivitas dan layanan dasar.

“Pembangunan konektivitas antarwilayah, program listrik desa ‘Kepri Terang’, penyediaan air bersih, dan penanganan kawasan permukiman akan terus dilanjutkan,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya perlindungan sosial bagi masyarakat.

“Kami memberikan perhatian pada jaminan ketenagakerjaan bagi nelayan, petani, dan pekerja informal, serta insentif bagi perangkat desa dan kader masyarakat,” tambahnya.

Gubernur turut menyampaikan capaian pembangunan daerah, termasuk penurunan stunting dan cakupan kesehatan.

“Alhamdulillah, prevalensi stunting kita turun menjadi 15 persen, dan cakupan JKN telah mencapai 98,43 persen, sehingga kita meraih penghargaan UHC kategori Pratama,” ujarnya.

Di sektor budaya, ia menegaskan komitmen pelestarian sejarah dan identitas daerah.

“Revitalisasi Pulau Penyengat sebagai pusat sejarah bahasa Melayu akan terus kita lanjutkan, termasuk pembangunan museum dan monumen bahasa nasional,” katanya.

Menutup sambutannya, Gubernur mengajak seluruh pihak untuk berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah.

“Saya berharap seluruh pemangku kepentingan dapat berperan aktif dalam proses perencanaan pembangunan demi mewujudkan Kepulauan Riau yang maju, berdaya saing, dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *