SEPMT 2025 di Purwokerto melibatkan berbagai kalangan dengan kegiatan utama sebagai berikut:
1.Sosialisasi Perempuan Cerdas Investasi di Pasar Modal bersama Tim Penggerak PKK Banyumas dan Purbalingga, yang menekankan peran perempuan dalam menjaga kesehatan finansial keluarga sekaligus melindungi diri dari investasi ilegal.
2.Sosialisasi Pasar Modal sebagai Alternatif Pendanaan Perusahaan untuk mendorong pemanfaatan pasar modal bagi UKM dan perusahaan daerah.
3.Kuliah Umum Universitas Wijayakusuma Purwokerto dan Universitas Jenderal Soedirman untuk meningkatkan pemahaman mahasiswa terhadap investasi pasar modal.
Dalam rangkaian SEPMT ini, Bupati Banyumas, Sadewo Tri Lastiono, menyambut baik inisiatif OJK ini dan berharap, UKM di Banyumas dapat semakin berani memanfaatkan pasar modal sebagai sumber pendanaan agar mampu menghadapi dinamika ekonomi yang terus berubah.
Kabupaten Banyumas memiliki potensi besar dalam pertumbuhan investor dan pemanfaatan pasar modal.
Tercatat jumlah investor pasar modal di Banyumas telah mencapai 108 ribu, tertinggi kedua di Jawa Tengah setelah Semarang.