OLEH : Sabri Rasyid
IG : @sabri.rasyid
Di dunia kerja, fenomena Job Hugging lagi ramai di kalangan milenial dan Gen-Z. Mereka terpaksa bertahan dengan karir yang ada karena kondisi ketidakpastian ekonomi ataupun kesulitan cari kerjaan baru. Ini antitesa dibanding beberapa tahun sebelumnya yang marak model kutu loncat (Job Hopping).
Kerja erat kaitannya dengan karir. Ibarat perjalanan, karir adalah cara nyetir. Bisa lurus, berkelok, naik turun, ngerem mendadak, tersesat, lega sesaat hingga penuh duka dan suka.
Berdasarkan pengalaman kerja hingga pensiun, saya ingin berbagi tips sederhana. Agar adek2 yang siap masuk dunia kerja atau baru bekerja, bisa menikmati karir dengan lebih siap.
Inilah 4 (empat) hal yang perlu jadi perhatian, no lalai :
1. Bosan dan Rutin.
Banyak yang beranggapan bahwa kerja rutin itu membosankan. Setiap pagi masuk kantor mengerjakan dokumen, rapat, submit laporan yang hampir sama setiap hari, hingga pulang di sore hari.
Kita jadi mudah mengeluh. Terlebih melihat unit sebelah yang sering keluar kota, ketemu pelanggan yang berbeda setiap hari. Bebas haha-hihi. Makin sempurnalah kebosanan ini. Bosan tiba, produktifitas bablas.
Rupanya,
Kita sering salah mendefinisikan rutinitas dan bosan tadi. Harusnya kita lebih konsisten dalam menjalankan tugas. Agar semakin cepat dan semakin ahli di bidang tersebut. Rasa bosan muncul bukan karena rutinitas tadi, tapi karena punya pikiran iseng liat rumput tetangga lebih hejo. Membandingkan yang tidak perlu, bakalan buat otak dan pikiran jadi lekas buntu. Segalanya jadi negatif.
Jadi,
Jika ingin sukses, konsistensi jadi kunci. Agar lebih profesional, lebih paham suatu bidang. Dan, so pasti saat ada peluang karir di bidang tersebut, pastikan kalian yang layak mendudukinya.
