OPINI Lukita Dinarsyah Tuwo: Ketika Uang Murah Pulang dan Komoditas Menjadi Mahal (1-2)

Lukita Dinarsyah Tuwo
Lukita Dinarsyah Tuwo

Semua jalurnya akhirnya bertemu di negara seperti Indonesia: pada rupiah, SBN, APBN, bunga kredit, harga energi, biaya pangan, investasi, dan kesempatan kerja.

Kita tidak perlu panik. Tetapi kita juga tidak boleh menghibur diri dengan mengatakan fundamental selalu baik-baik saja. Fundamental bukan slogan yang dibacakan ketika pasar bergejolak. Fundamental adalah kemampuan menghasilkan devisa, menjaga fiskal, mengendalikan inflasi, membangun kepercayaan, dan mengambil keputusan sebelum keadaan memaksa.

Bacaan Lainnya

Dunia sedang mengganti harga kenyamanan. Uang murah tidak lagi murah. Energi murah tidak lagi pasti. Pangan murah semakin rentan. Bahkan aset aman tidak lagi diterima tanpa pertanyaan.

Indonesia masih memiliki pilihan. Namun, pilihan itu harus dibuat cepat, kredibel, dan terkoordinasi. Sebab badai ekonomi jarang mengirim undangan resmi. Ia biasanya datang ketika pemerintah masih sibuk menyusun jadwal rapat untuk membahas apakah langit memang sudah mulai gelap.

Jakarta, 17 September 2026

LDT

Pos terkait