“Selain memastikan keandalan operasional, kami juga ingin memastikan bahwa seluruh aktivitas bisnis dijalankan sesuai prinsip Good Corporate Governance (GCG), aspek kepatuhan, serta standar HSSE yang berlaku. Komitmen terhadap tata kelola yang baik menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan bisnis dan kepercayaan para pemangku kepentingan,” jelas Kadek.
Dalam kesempatan tersebut, manajemen juga berdialog dengan pekerja, mitra penyalur, serta pengelola sarana distribusi energi untuk mendengarkan masukan dan memastikan implementasi standar operasional berjalan dengan baik.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, menyampaikan bahwa Sumatera Barat memiliki peran strategis dalam rantai distribusi energi di wilayah Sumbagut sehingga diperlukan penguatan pengawasan dan koordinasi secara berkelanjutan.
“Kunjungan ini menjadi wujud komitmen perusahaan dalam memastikan keandalan infrastruktur energi, mulai dari terminal, SPBU, agen LPG hingga SPBE, agar dapat terus mendukung kebutuhan energi masyarakat secara optimal. Kami juga terus mendorong budaya keselamatan, kepatuhan, dan pelayanan prima di seluruh lini operasional,” ungkap Sunardi.
Melalui kegiatan Management Walkthrough ini, Pertamina Patra Niaga berharap dapat terus meningkatkan keunggulan operasional, memperkuat tata kelola perusahaan, serta memastikan penyaluran energi kepada masyarakat berjalan dengan baik dan berkelanjutan. (***)










