Pemprov Kepri Evaluasi 14 Dapur SPPG yang Suspend, Data Penerima Manfaat Dimutakhirkan

Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura yang akrab disapa Bang Nyanyang
Wakil Gubernur Kepri, Nyanyang Haris Pratamura yang akrab disapa Bang Nyanyang

KABAREKONOMI.CO.ID, TANJUNGPINANG – Sebanyak 14 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) masih berstatus suspend atau belum dapat kembali beroperasi karena belum memenuhi sejumlah persyaratan.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Gubernur Kepri Dr. Nyanyang Haris Pratamura, S.E., M.Si. dalam diskusi santai bersama awak media.

Bacaan Lainnya

Pihaknya juga mengatakan, persyaratan yang masih harus dipenuhi oleh sejumlah dapur SPPG tersebut antara lain Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) serta beberapa persyaratan dan perbaikan lainnya.

“setidaknya ada 14 dapur yang masih suspend karena belum memenuhi persyaratan, antara lain SLHS dan perbaikan lainnya,” kata Nyanyang.

Berdasarkan data SPPG yang dilaporkan, tambahnya, sejumlah dapur yang tercatat berada di wilayah Kota Batam, Karimun, Natuna, Kepulauan Anambas dan daerah lainnya di Kepri.

Di Kota Batam, antara lain terdapat SPPG di wilayah Sagulung, Batu Aji, Batam Kota, Bulang, Sei Beduk dan Sekupang.

Sementara di Natuna terdapat SPPG di wilayah Bunguran Utara dan Subi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *