Pemprov Kepri Gelar Gerakan Pangan Murah, Beras SPHP Rp58 Ribu hingga Minyakita Rp14.500 Tekan Inflasi

KABAREKONOMI.CO.ID, TANJUNGPINANG – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) terus memperkuat upaya menjaga stabilitas ekonomi daerah melalui pengendalian inflasi dan perlindungan daya beli masyarakat. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Bazar Murah dalam rangka Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Aula Wan Seri Beni, Dompak, Tanjungpinang, Senin (3/8/2026).

Program yang digagas Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Kepulauan Riau ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memastikan masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Bacaan Lainnya

Pelaksanaan Gerakan Pangan Murah melibatkan berbagai mitra strategis, di antaranya Bank Indonesia, Perum Bulog, D’Sayur, serta PT Agri Nusa Makmur Jaya. Sinergi tersebut diharapkan mampu memperkuat ketersediaan pasokan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di tengah meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat.

Wakil Gubernur Kepulauan Riau, Nyanyang Haris Pratamura, yang meninjau langsung pelaksanaan bazar mengatakan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga keseimbangan ekonomi masyarakat, terutama melalui penyediaan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.

Menurutnya, kestabilan harga pangan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mengendalikan laju inflasi.

“Gerakan Pangan Murah ini adalah langkah konkret Pemprov Kepri dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan. Kami ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok berkualitas dengan harga terjangkau. Pangan murah, masyarakat sehat, dan ekonomi kita makin kuat,” ujar Nyanyang.

Pos terkait