Penerbangan Tujuan Kualanamu Jadi Rute ‘Pamungkas’, Bandara Internasional Hang Nadim Batam Tutup Catatan Udara 2025

Sementara itu, Direktur Utama PT Bandara Internasional Batam, Annang Setia Budhi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas bandara dan komunitas penerbangan yang telah mendedikasikan diri memberikan pelayanan terbaik kepada pengguna jasa sepanjang tahun 2025.

“Dalam beberapa saat lagi kita akan meninggalkan tahun 2025 dan memasuki tahun 2026. Atas nama manajemen PT Bandara Internasional Batam, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh petugas dan mitra bandara yang terus berupaya memberikan pelayanan optimal,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Kepada para penumpang penerbangan terakhir tahun ini, Annang menyampaikan ucapan selamat jalan dan harapan agar Bandara Internasional Hang Nadim terus menjadi pilihan utama dalam perjalanan udara.

“Kami siap menyambut kembali Bapak dan Ibu di Batam serta memberikan pelayanan yang semakin baik di masa mendatang,” katanya.

Annang juga mengungkapkan data pergerakan pesawat dan penumpang sepanjang tahun 2025. Tercatat, Bandara Internasional Hang Nadim melayani ribuan pergerakan pesawat udara, baik keberangkatan maupun kedatangan.

“Pergerakan pesawat mengalami peningkatan, sementara jumlah penumpang tumbuh sekitar 1,86 persen. Ini menunjukkan bahwa sektor transportasi udara di Batam terus bergerak ke arah yang positif,” jelas Annang.

Penutupan operasional penerbangan tahun 2025 ini menjadi simbol optimisme Bandara Internasional Hang Nadim Batam dalam menyongsong tahun 2026.

Dengan dukungan BP Batam dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, bandara diharapkan semakin siap menghadapi tantangan global, memperkuat konektivitas, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi di Kota Batam.

Bandara Hang Nadim tidak hanya menjadi gerbang udara, tetapi juga penggerak utama aktivitas perdagangan, pariwisata, dan investasi yang menjadikan Batam sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan barat Indonesia. (Iman Suryanto)

Pos terkait