Penerbangan Tujuan Kualanamu Jadi Rute ‘Pamungkas’, Bandara Internasional Hang Nadim Batam Tutup Catatan Udara 2025

KABAREKONOMI.CO.ID, BATAM – Bandara Internasional Hang Nadim Batam resmi menutup aktivitas penerbangan tahun 2025 dengan melepas penerbangan terakhir pada Selasa (31/12/2025) malam.

Penerbangan Lion Air JT 989 rute Batam–Kualanamu yang lepas landas pada pukul 19.10 WIB menjadi simbol penutup perjalanan panjang layanan transportasi udara sepanjang tahun.

Bacaan Lainnya

Momentum bertajuk “Closing the 2025 Skies: Sending Off the Final Departure of 2025” ini tidak hanya menandai pergantian tahun, tetapi juga menjadi refleksi kinerja bandara sebagai salah satu infrastruktur strategis penopang pertumbuhan ekonomi dan investasi di Kota Batam.

Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Alexander Zulkarnain, menyampaikan bahwa pelepasan penerbangan terakhir 2025 memiliki makna mendalam, terutama dalam melihat kembali peran vital bandara bagi mobilitas masyarakat dan geliat ekonomi daerah.

“Tahun 2025 di Bandara Internasional Hang Nadim merupakan perjalanan panjang penuh tantangan dan pembelajaran. Momentum ini menjadi refleksi bersama atas berbagai upaya peningkatan pelayanan, keselamatan, keamanan, dan kenyamanan yang telah dilakukan sepanjang tahun,” ujar Alexander.

Dalam kesempatan tersebut, Alexander juga menyampaikan doa dan simpati kepada masyarakat yang terdampak sejumlah musibah di wilayah Kepulauan Riau, khususnya di Pulau Senangga. Ia berharap seluruh masyarakat yang terdampak diberi kekuatan, keselamatan, serta kemudahan dalam menjalani masa pemulihan.

Menurutnya, keberadaan bandara tidak semata-mata berfungsi sebagai sarana transportasi, tetapi juga sebagai wajah pelayanan publik dan representasi citra daerah di mata nasional maupun internasional.

“Bandara adalah simpul vital yang menghubungkan Batam dengan berbagai wilayah. Ia berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi logistik, aktivitas bisnis, hingga pertumbuhan investasi. Karena itu, kualitas pelayanan bandara menjadi cerminan daya saing daerah,” tegasnya.

Alexander memberikan apresiasi kepada seluruh pekerja jasa penerbangan, operator bandara, pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan yang telah menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga kelancaran operasional Bandara Hang Nadim sepanjang 2025.

“Sinergi yang baik antara pengelola bandara, pemerintah, aparat keamanan, dan seluruh unsur terkait merupakan kunci utama terciptanya pelayanan bandar udara yang andal, padat, dan berdaya saing,” tambahnya.

Memasuki tahun 2026, BP Batam berharap peningkatan kualitas layanan bandara terus dilakukan secara berkelanjutan, sejalan dengan kebutuhan masyarakat dan dinamika perkembangan global. Dengan kolaborasi yang kuat, Bandara Internasional Hang Nadim diyakini akan semakin siap menjadi simpul transportasi udara yang mendukung Batam sebagai kawasan investasi strategis nasional.

Pos terkait