Adi Kusma, President Director Biznet menyampaikan bahwa Biznet berkomitmen untuk memastikan infrastruktur digital yang dihadirkan bisa menjadi fondasi kuat dalam transformasi digital Indonesia.
“Upaya Biznet dalam memperkuat infrastruktur layanannya tentu sejalan dengan bagaimana digitalisasi yang terus tumbuh, ditambah penetrasi Internet di Indonesia yang juga terus meningkat dari tahun ke tahun. Dan di tengah kondisi saat ini yang mengharuskan kita untuk melakukan efisiensi secara optimal, kami melihat akselerasi digital ini menjadi keharusan agar berbagai proses operasional tetap dapat berjalan optimal, sekaligus mendukung masyarakat untuk tetap produktif. Karena itu, Biznet datang dengan infrastruktur yang siap sebagai jawaban untuk menghadapi kondisi yang ada saat ini, untuk mendukung aktivitas WFH tetap lancar dan produktif, update informasi juga tidak tertinggal, sampai bagaimana layanan kami bisa terus mendukung kreativitas hingga pertumbuhan ekonomi di era digital saat ini. Per Januari 2026 kami juga kembali meningkatkan kapasitas bandwidth 30% lebih besar hingga 500 Mbps, bahkan di beberapa kota dan kabupaten peningkatan bandwidth ini dibarengi dengan harga layanan yang kami buat lebih terjangkau, mengikuti daya beli masyarakat di wilayah tersebut. Jadi dengan ini kami merasa cukup yakin dan siap untuk memenuhi kebutuhan digital di rumah,”jelasnya.
Langkah selanjutnya yang Biznet lakukan adalah dengan menyelenggarakan acara Biznet Festival Surabaya 2026 yang menjadi bentuk apresiasi kepada pelanggan sekaligus untuk memperkenalkan kembali layanan yang Biznet hadirkan untuk mendukung aktivitas digital masyarakat Surabaya.
Acara ini menyuguhkan lebih dari sekedar hiburan, namun wadah bagi anak muda Surabaya khususnya untuk menunjukkan bakat dan mengekspresikan ide kreatifnya melalui berbagai kompetisi yang ada termasuk kompetisi Band, Multiplayer Online Battle Arena (MOBA) dan juga Push Bike.
Dimeriahkan oleh The Changcuters dan Mr. Jono Joni, Biznet Festival Surabaya 2026 gratis untuk umum, hanya perlu melakukan registrasi di website biznetfestival.com.
Adi juga menambahkan, “Biznet Festival sendiri menjadi salah satu cara kami menghadirkan teknologi yang lebih dekat ke masyarakat, dimana masyarakat bisa merasakan langsung bagaimana infrastruktur digital Biznet hadir dalam kehidupan sehari-hari mereka, dari update media sosial hingga menikmati musik dan hiburan yang lebih menyenangkan di era digital saat ini.”
Surabaya sendiri merupakan kota metropolitan terbesar kedua di Indonesia, dimana tentu kebutuhan akan jaringan Internet andal terus meningkat, seiring dengan berkembangnya adopsi digital berbagai industri di wilayah tersebut.
Biznet yang telah hadir di Surabaya sejak tahun 2008 terus memperluas cakupan jaringannya dan memperkuat infrastruktur layanannya di kota ini. Sehingga di tahun 2026 ini Biznet telah memiliki lebih dari 200,000 homepass yang tersebar di 118 kelurahan. Dan dengan didukung 13 kantor cabang di wilayah Kota Surabaya, Sidoarjo dan Gresik, menjadikan support layanan Biznet lebih cepat dan lebih dekat dengan pelanggan.
“Dengan dibangunnya BNCS-2 yang juga melintasi wilayah Jawa Timur, kami melihat Surabaya berpotensi untuk menjadi pusat konektivitas yang menghubungkan pulau-pulau di Indonesia, dimana di tahun 2023 kami juga telah meresmikan Biznet Technocenter Surabaya, yang menjadi pusat data serta konektivitas dan layanan Biznet di Jawa Timur,” ungkap Adi.
