KABAREKONOMI.CO.ID, Padang – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) melakukan kunjungan ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Sumatera Barat.
Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dalam memastikan kesesuaian penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM), khususnya untuk jenis BBM tertentu (JBT) dan jenis BBM khusus penugasan (JBKP).
Dalam kunjungan tersebut, Pertamina Patra Niaga dan BPH Migas melalukan pengecekan langsung terhadap proses penyaluran BBM di SPBU, termasuk memastikan kesesuaian prosedur dan mekanisme distribusi yang berlaku.
Tidak hanya itu, pada kunjungan ini, turut dilakukan uji tera untuk memastikan kesesuaian kualitas dan kuantitas BBM yang disalurkan kepada masyarakat dengan peraturan yang berlaku.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, seluruh perangkat digitalisasi SPBU telah terkoneksi dengan baik dan penyaluran BBM JBT serta JBKP telah dilakukan menggunakan sistem yang sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Selain itu, kondisi stok BBM di SPBU terpantau dalam keadaan aman dan mencukupi, serta antrean kendaraan berada dalam kondisi normal.
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, menyampaikan bahwa Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berkomitmen untuk terus menjaga penyaluran BBM agar berjalan sesuai ketentuan.
“Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk memastikan penyaluran BBM, khususnya JBT dan JBKP, berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Melalui pengecekan langsung di lapangan, kami memastikan bahwa distribusi berjalan dengan baik, didukung oleh sistem yang terintegrasi, serta stok dalam kondisi aman. Kami juga terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan di SPBU agar kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi secara optimal,” ujar Sunardi.










